195 Masjid dan Puluhan Gereja di DIY Siap Jadi Rest Area Pemudik

Pintu Tol Purwomartani yang jadi pintu keluar DIY. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

195 Masjid dan Puluhan Gereja di DIY Siap Jadi Rest Area Pemudik

Ahmad Mustaqim • 11 March 2026 15:18

Yogyakarta: Ratusan masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipastikan dapat menjadi titik istirahat atau rest area bagi pemudik pada Lebaran 2026. Tidak hanya masjid, puluhan gereja juga difungsikan untuk hal serupa guna memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh.

Kepala Biro Operasional Polda DIY Kombes Rendra Radita Dewayana mengatakan Kementerian Agama wilayah DIY telah memastikan sebanyak 195 masjid siap menerima pemudik untuk beristirahat. Selain itu, terdapat 30 hingga 45 gereja yang juga disiapkan sebagai rest area sementara sebelum pemudik melanjutkan perjalanan.

"Kementerian Agama wilayah DIY sudah memastikan 195 masjid bisa menerima pemudik. Selain itu, ada juga 30 hingga 45 gereja siap jadi rest area sementara sebelum melanjutkan perjalanan," kata Rendra pada Rabu, 11 Maret 2026.

Rendra mengungkapkan pemudik sebaiknya memanfaatkan titik-titik rest area yang tersedia saat merasa lelah. Mengingat perjalanan jauh sangat berisiko terhadap kecelakaan apabila pengemudi tidak dalam kondisi baik.
 


Di jalur Tol Jogja-Solo, pihaknya memberlakukan pembatasan kecepatan untuk keselamatan pemudik. "(Seperti di jalur Tol Jogja-Solo) ini kami batasi kecepatan 40 km/jam, bisa dikurangi lagi melihat kondisi jalur agar lebih aman," kata dia.

Jalur Tol Jogja-Solo via Purwomartani dibuka fungsional untuk keluar dari DIY pada Lebaran 2026. Berbagai personel akan ditempatkan untuk menjaga keamanan, termasuk di akses masuk exit Tol Purwomartani.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Yogyakarta Regy S Wijaya mengatakan jajarannya menurunkan sekitar 43 personel untuk bergabung dengan petugas di lapangan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan 72 rumah sakit di DIY untuk penanganan korban kecelakaan.


Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

"Setiap rumah sakit ini ada PIC (penanggung jawab) yang ditunjuk, sebagai upaya penanganan (korban) kecelakaan. Ketika ada korban kecelakaan masuk RS, PIC rumah sakit akan menanyakan apakah ini korban kecelakaan la lintas atau tidak," katanya.

Regy menegaskan Jasa Raharja akan memberikan asuransi kepada korban kecelakaan mudik Lebaran 2026. Korban kecelakaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk berobat.

"Bahwa kewajiban korban memang lapor ke kepolisian melalui aplikasi, terintegrasi aplikasi kami. Bisa kami terbitkan surat jaminan sehingga korban tidak perlu mengeluarkan uang. (Santunannya) maksimal Rp20 juta untuk korban luka-luka, perawatan," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)