Tanda Tanya Kematian Sutrimo, Karumga Febrie Adriansyah

31 July 2026 08:11

Jakarta: Perhatian masyarakat masih tertuju pada perkembangan dari kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Tapi di luar kasus hukum yang saat ini sedang bergulir, ada lagi kasus kematian kepala rumah tangga atau karumga Febrie Adriansah yang ditemukan meninggal dunia, bernama Sutrimo.


Kronologi kematian Sutrimo


Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis, 23 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 waktu Indonesia Barat di sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sutrimo ditemukan dalam kondisi mulut dan hidungnya berbusa. Banyak spekulasi yang mengatakan bahwa ini mungkin bisa jadi karena riwayat penyakit diabetes yang juga dideritanya. Itu juga sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga.

Tapi ada spekulasi lain juga yang menimbulkan pertanyaan apakah ini mengarah kepada penyebab lainnya yang sampai dengan saat ini masih didalami oleh pihak kepolisian. 

Sejak ditemukan tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan tersebut, Sutrimo kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah di Taman Puring. Tapi sayangnya pihak RS menyatakan korban telah meninggal dunia saat korban tiba di RS.

Gelar olah TKP


Ketika sudah didapati bahwa Sutrimo meninggal dunia, akhirnya Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri menggelar olah tempat kejadian perkara atau olah TKP di Mordern Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin, 27 Juli. Olah TKP sudah dilakukan untuk kedua kalinya dan olah TKP lanjutan dilakukan untuk mendalami kasus tewasnya Sutrimo.

Penyidik akhirnya juga membawa sejumlah barang bukti dari hasil olah TKP ada bantal yang dibungkus plastik transparan, ada juga pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang ada di sekitar TKP yang sudah terbengkalai tersebut. Kemudian ada pemeriksaan CCTV di area tersebut hingga rekam medis dari korban. Itu juga masih turut didalami oleh pihak polisian saat ini.


Keterkaitan dengan Febrie Adriansyah


Dan yang menarik adalah, kenapa kemudian ini dikaitkan dengan eks Jempidsus Febrie Adriansyah karena selain Sutrimo ini adalah kepala rumah tangganya, tapi memang jarak antara Mordern Aesthetic Clinic, tempat ditemukannya Sutrimo meninggal dunia dengan kediaman Febrie Adriansyah tidak terlalu jauh. Dan menurut seorang petugas keamanan di sekitar lokasi mengatakan bahwa klinik tersebut sebenarnya telah lama tidak beroperasi, sejak pandemi COVID-19.

Sejak kasus ini garis polisi telah terpasang di pagar klinik dan hingga kini polisi masih menyelidiki, apa sebenarnya penyebab kematian Sutrimo, dan polisi menyatakan bahwa seluruh hasil penyelidikan nantinya akan diumumkan setelah seluruh fakta dan alat bukti berhasil dikumpulkan.

Sampai dengan saat ini spekulasi masyarakat berkembang. Tapi kita masih harus menunggu apa sebenarnya yang kemudian akan disampaikan oleh pihak kepolisian mengingat ini sudah masuk kurang lebih sepekan sejak pertama kalinya Sutrimo ditemukan tewas.

Keluarga ikhlas


Perwakilan keluarga Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah juga membenarkan bahwa korban bekerja di rumah Febrie Adriansyah, dan atas kematian korban keluarga menjelaskan korban menderita penyakit diabetes. Keluarga telah ikhlas atas meninggalnya korban. Pada Kamis lalu almarhum Sutrimo telah dimakamkan di TPU Desa Lahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah. 

Sumber: Redaksi Metro TV

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X