Prabowo Sebut Kinerja DSI Berantas Penipuan Ekspor Diakui di Negara Lain

14 August 2026 16:50

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional mendapat pengakuan positif dari pengamat internasional, baik dari negara barat maupun timur. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pidatonya di Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat, 14 Agustus 2026.

Prabowo secara khusus menyoroti peran PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Menurutnya, para pakar dunia menilai positif kontribusi DSI dalam memberantas praktik penipuan finansial, seperti under invoicing dan transfer pricing yang selama ini merugikan negara.

"Mereka secara khusus menilai positif peran Danantara dan potensi PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), dalam memberantas praktik-praktik under invoicing dan transfer pricing yang sesungguhnya adalah praktik penipuan," ujar Prabowo dalam tayangan Live Event Metro TV, Jumat, 14 Agustus 2026.

Selain apresiasi dari barat, pengakuan atas stabilitas ekonomi Indonesia juga datang dari lembaga pemeringkat Tiongkok, China Lianhe Rating. Lembaga tersebut memberikan peringkat AAA stable, yang merupakan level tertinggi dalam penerbitan Panda Bonds untuk Republik Indonesia.

 "Lembaga rating Republik Rakyat Tiongkok, China Lianhe Rating, justru memberi rating AAA stable," jelas Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa penilaian ini didasarkan pada fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai sangat solid. Efektivitas kebijakan pemerintah dianggap mampu menjaga ekonomi tetap tahan terhadap guncangan eksternal dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali.

"Fundamental ekonomi Indonesia solid, kebijakan pemerintah kita efektif, ekonomi kita tahan terhadap guncangan eksternal, dan inflasi kita terkendali," ucapnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X