Penggunaan Tanda Baca Koma dalam Bahasa Indonesia-Jadi Lebih Paham

M Sholahadhin Azhar • 11 February 2026 15:34

Jakarta: Tanda baca koma merupakan salah satu unsur penting dalam penulisan bahasa Indonesia. Bentuknya berupa garis kecil melengkung, menyerupai angka sembilan mini, yang diletakkan di bagian bawah teks.

Meski terlihat sederhana, koma memiliki peran besar dalam membantu pembaca memahami makna sebuah kalimat. Ibarat jeda saat berbicara, koma memberi “ruang bernapas” dalam teks, sehingga pembaca dapat mencerna informasi dengan lebih jelas dan terhindar dari salah tafsir.
 

Fungsi Koma dalam Penulisan

Merujuk pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), penggunaan koma bertujuan untuk memperjelas struktur kalimat serta menghindari ambiguitas. Berikut beberapa aturan utama penggunaannya:

1. Memisahkan Unsur Perincian atau Daftar

Koma digunakan untuk memisahkan unsur-unsur dalam suatu perincian.

Contoh:
  • motor, mobil, dan sepeda
  • buku, pena, dan tas
Penggunaan koma pada daftar membantu pembaca memahami bahwa kata-kata tersebut merupakan unsur yang setara.

2. Memisahkan Anak Kalimat yang Mendahului Induk Kalimat


Koma dipakai ketika anak kalimat terletak di awal kalimat dan mendahului induk kalimat.

Contoh:
  • Jika kita lapar, kita akan makan.
  • Karena hujan deras, pertandingan ditunda.
Tanpa koma, struktur kalimat bisa terasa janggal atau membingungkan.

3. Mengikuti Kata Penghubung Tertentu


Koma juga digunakan setelah kata penghubung antarkalimat seperti:
  • tetapi,
  • melainkan,
  • sedangkan.
Contoh:
  • Ia ingin pergi, tetapi cuaca tidak mendukung.
  • Bukan saya yang salah, melainkan dia.
Penggunaan koma setelah kata-kata tersebut membantu menegaskan peralihan makna dalam kalimat.
   

Pentingnya Jeda dalam Bahasa

Dari tanda baca koma, kita bisa belajar satu hal sederhana: jeda itu penting. Dalam menulis maupun berbicara, tidak semua hal harus disampaikan tanpa henti. Jeda membantu menjaga kejelasan pesan dan mencegah makna dipelintir.

Sesederhana itu. Gunakan koma dengan tepat, sesuai aturan, agar pesan yang disampaikan tetap utuh dan tidak menimbulkan salah tafsir.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)