Kaum Yahudi Ultra Ortodoks Demo Anti Wamil

2 June 2026 17:17

Para pria Yahudi ultra-ortodoks memblokir pintu masuk Yerusalem pada hari Senin sebagai protes terhadap wajib militer dan penangkapan para penolak wajib militer oleh pemerintah Israel.

Ribuan pria Yahudi penganut ultra-ortodoks ini berdemo mendesak pemerintah Benjamin Netanyahu untuk tidak mengkhianati perjanjian mereka sebelumnya yang mengizinkan penganut ultra-ortodoks ini untuk tidak mengikuti wajib militer. Mereka pun berdemo menutup sejumlah jalan utama dan transportasi massal di Tel Aviv, Israel.
 

Baca juga: Lebanon Sebut Negosiasi Jadi Satu-satunya Jalan Akhiri Konflik dengan Israel


Mereka bahkan sempat bentrok dengan polisi yang berupaya membubarkan aksi demo mereka. Namun situasi ini menghadirkan masalah di perwakilan rakyat Israel atau Knesset karena sejumlah partai lain meminta pria penganut ultra-ortodoks untuk ikut wajib militer mengingat jumlah warga yang semakin terbatas. Hal ini membuat kaum ultra-ortodoks marah atas kegagalannya untuk melegalkan pengecualian mereka. 

Mereka menarik dukungan untuk koalisi yang menyebabkan pemungutan suara awal untuk membubarkan Knesset harus dilakukan. Sekitar 1,45 juta Yahudi ultra-ortodoks membentuk sekitar 14 persen dari populasi Israel dan menentang wajib militer.

(Nopita Dewi)