22 May 2026 03:10
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memaparkan temuan baru terkait kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada 27 April 2026 lalu. Investigasi awal menunjukkan bahwa rentang waktu antara kecelakaan pertama dengan tabrakan antar-kereta sangatlah singkat, yakni hanya 3 menit 43 detik.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa rangkaian peristiwa ini bermula pada pukul 20.48 WIB. Sebuah taksi listrik mogok di tengah perlintasan sebidang dan tertemper oleh KRL KA 5181B rute Cikarang-Jakarta.
Pasca-temperan tersebut, warga sekitar mulai berkerumun di lokasi untuk melihat kondisi kecelakaan. Kerumunan massa yang memadati jalur rel inilah yang kemudian memaksa KRL lain (KA 5568A) terhenti.
"Kereta tersebut sempat berangkat namun terhenti atau berhenti karena adanya kerumunan di depan," ujar Soerjanto yang dikutip Primetime News pada Kamis 21 Mei 2026.
| Baca juga: Dugaan Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, KNKT: Masalah Sinyal hingga Komunikasi |