Jakarta: PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sekitar 250 ribu kendaraan akan masuk ke Jakarta pada 29 Maret 2026. Tanggal tersebut diproyeksikan sebagai puncak arus balik gelombang kedua.
Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, prediksi angka tersebut diyakini tidak akan jauh berbeda dengan realisasi jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta pada 24 Maret 2026, yakni 256 ribu kendaraan.
"Perkembangan kendaraan ini sudah masuk ke dalam batas normal sesuai prediksi yang kami rencanakan," ujar Rivan, dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 26 Maret 2026.
Sementara untuk hari ini dan besok, Jumat, 27 Maret 2026, Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta masih di bawah 200 ribu kendaraan. Penurunan ini disebabkan sebagian besar masyarakat sudah balik ke Jakarta pada arus balik gelombang pertama, pada 24 Maret 2026.
Sejauh ini, tercatat sudah 63 persen kendaraan yang kembali ke Jakarta. Paling banyak dari
tol Trans Jawa sebesar 44,7 persen. Disusul dari Merak 30 persen dan Bogor 24 persen.
(Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono. Foto: tangkap layar Metro TV)
"Masih ada 36 persen masyarakat yang akan berpotensi masuk (ke Jakarta), dari 3,5 juta yang sebelumnya keluar dari Jakarta," katanya.
Rivan menjelaskan, semua catatan tersebut sesuai dengan prediksi Jasa Marga. Dia memastikan arus balik Lebaran hingga 29 Maret nanti dapat terkendali dengan baik.
"Pada kesempatan ini terima kasih, apresiasi kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan
mudik," ucap Rivan.