Mengulik Asal-usul Nama Krakatau, dari Bahasa Sanskerta hingga Bunyi Letusan-Jadi Lebih Paham

M Sholahadhin Azhar • 10 September 2026 12:45

Jakarta: Nama Krakatau kembali ramai diperbincangkan setiap kali aktivitas gunung api di Selat Sunda meningkat. Namun, tahukah Teman MTVN Lens bahwa Krakatau bukan sekadar nama yang melekat pada sebuah gunung?

Nama tersebut memiliki sejarah panjang dan asal-usul yang ternyata belum sepenuhnya diketahui secara pasti.

Krakatau merupakan nama geografis yang merujuk pada kawasan gunung api di Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra. Kawasan ini terkenal di dunia setelah letusan dahsyat pada 1883 yang memicu tsunami dan menewaskan puluhan ribu orang.

Lalu, dari mana sebenarnya nama Krakatau berasal?

 

Ada Dua Teori tentang Asal Nama Krakatau

Sampai sekarang, asal-usul nama Krakatau belum memiliki satu jawaban yang benar-benar pasti. Namun, ada beberapa teori yang berkembang, di antaranya:

  1. Berasal dari bahasa Sanskerta

    Salah satu teori mengaitkan Krakatau dengan kata karka, karkata, atau karkataka dalam bahasa Sanskerta yang berkaitan dengan arti kepiting atau lobster. Bentuk Rakata juga ditemukan dalam bahasa Jawa Kuno dengan makna yang berkaitan dengan kepiting. Teori ini dianggap memiliki dasar linguistik karena terdapat catatan lama yang menggunakan bentuk nama yang mirip, seperti Rakata dan Carcata.

  2. Berasal dari peniruan bunyi

    Teori lain mengaitkan nama Krakatau dengan bunyi yang terdengar dari kawasan tersebut. Ada catatan lama yang menghubungkan nama itu dengan suara burung yang pernah hidup di sekitar pulau. Teori ini kemudian berkembang sebagai salah satu penjelasan mengenai asal-usul nama Krakatau.

 


Karena belum ada catatan kuno yang secara pasti menjelaskan arti dan asal kata tersebut, kedua teori itu masih menjadi bagian dari pembahasan mengenai toponimi Krakatau.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Eunike Michelle Gultom)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X