23 September 2026 14:40
Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, pada Senin malam. Bencana ini mengakibatkan sedikitnya satu orang meninggal dunia, dua warga dilaporkan hilang, dan empat orang mengalami luka-luka.
Arus banjir menerjang permukiman warga serta kawasan perkantoran pemerintah dengan membawa material lumpur tebal, batu, dan kayu. Bencana ini juga menimbun jalan utama yang menghubungkan Solok dan Padang, sehingga arus kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur alternatif.
Sebagai langkah penanganan darurat, petugas gabungan dievaluasi dan dikerahkan untuk menyisir pemukiman warga yang sempat terisolasi akibat akses jalan yang terputus. Puluhan warga telah dievakuasi ke lokasi pengungsian sementara. Salah satunya bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok.
Wakil Bupati Solok, Candra, mengonfirmasi bahwa dari empat korban luka-luka, tiga orang mendapat penanganan di fasilitas kesehatan setempat. Sementara satu orang harus dirujuk ke rumah sakit di Padang.
"Dua orang yang melapor ke kita belum ditemukan. Kemudian empat orang yang korban luka-luka sudah kita amankan. Ada yang kita rujuk ke rumah sakit di Padang, ada juga yang di puskesmas kita," ujar Candra dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 23 September 2026.
Selain menelan korban jiwa dan melukai warga, banjir bandang ini juga menerjang sektor pertanian masyarakat. Kurang lebih 40 hektare lahan sawah terendam banjir.
"Kemudian untuk ladang masyarakat kurang lebih ada 15 hektare yang terdampak," kata Candra.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, mengevakuasi warga terdampak, serta membersihkan lumpur dan material banjir yang menutupi sarana publik.