12 Kantor OPD Kabupaten Solok Rusak Berat Diterjang Banjir Bandang

Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Sumatra Barat terkena material banjir bandang. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Solok

12 Kantor OPD Kabupaten Solok Rusak Berat Diterjang Banjir Bandang

Bonar Harahap • 23 September 2026 13:10

Solok: Sebanyak 12 kantor organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, rusak berat setelah diterjang banjir bandang atau galodo pada Senin malam, 21 September 2026. Kondisi kerusakan tersebut telah dilaporkan kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

"Ada 12 kantor dinas Kabupaten Solok yang rusak berat. Ini akan menyebabkan kelumpuhan di dinas-dinas tersebut," kata Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah di Solok, Rabu, 23 September 2026.

Kantor yang rusak di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Kesehatan. Banjir bandang juga merusak sekitar 150 rumah warga hingga menyebabkan ratusan orang terpaksa mengungsi.


"Ini tentu akan dicarikan solusi sementara sehingga pelayanan tidak terhenti," ujar Mahyeldi. 

Hingga kini, pemerintah belum menyampaikan jumlah kerugian material akibat banjir bandang tersebut.


Foto udara dampak banjir bandang menerjang kawasan Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/Fandi Yogari


Berdasarkan pantauan Metro TV, material lumpur yang terbawa dari lereng Gunung Marapi Talang masih menimbun sejumlah gedung dan rumah warga di Kecamatan Talang, Kabupaten Solok.

Banjir bandang juga membawa batu, kayu berukuran besar, lumpur, dan air yang menghantam kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Proses pembersihan material masih dilakukan oleh BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Sejumlah alat berat turut dikerahkan untuk menyingkirkan kayu serta batu berukuran besar yang terbawa dari lereng Gunung Marapi Talang.

(Silvana Febiari)