25 August 2026 21:44
Nagekeo: Seorang lansia korban gempa Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia saat berada di pengungsian mandiri. Petrus Ndiwa, 70 tahun, diketahui memiliki riwayat penyakit asma dan sempat mengeluhkan sesak napas selama mengungsi.
Isak tangis mengiringi kepergian Petrus. Gempa membuatnya meninggalkan rumah dan memilih mengungsi bersama warga lainnya di tenda mandiri.
Selama berada di pengungsian, kondisi kesehatan Petrus terus menurun. Ia beberapa kali mengeluhkan sesak napas hingga akhirnya dibawa keluarga ke Puskesmas Mauponggo untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Puskesmas Mauponggo Mikael Eo mengatakan Petrus sempat menjalani perawatan, namun kondisinya semakin parah hingga akhirnya meninggal dunia.
“Saat di dapur, di pengungsian, sering mengeluh sesak napas dan kemarin sore oleh keluarga diantar ke Puskesmas Mauponggo. Dan di Mauponggo sempat dirawat, tetapi penyakitnya makin parah sehingga Bapak Petrus meninggal,” ujar Mikael dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 25 Agustus 2026.
Mikael mengatakan masih banyak lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Mauponggo dan memilih bertahan di tenda pengungsian mandiri.
Tercatat sebanyak 2.410 lansia tersebar di 16 desa dan satu kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Mauponggo. Mereka masih berada di tenda pengungsian mandiri karena khawatir terhadap kemungkinan gempa susulan.