Pengungsi Gempa NTT Mulai Tinggalkan Posko, BNPB Data Rumah Terdampak

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan. Foto: Dok. BNPB.

Pengungsi Gempa NTT Mulai Tinggalkan Posko, BNPB Data Rumah Terdampak

Metro TV • 25 August 2026 20:32

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah pengungsi pascagempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai kembali ke rumah masing-masing per Senin, 24 Agustus 2026. Sedangkan intensitas gempa mulai berkurang. 

“Sebanyak 84 kepala keluarga atau sebanyak 237 jiwa penyintas yang selama ini mengungsi di GOR Samador, Maumere, Kabupaten Sikka sudah kembali ke rumah mereka masing-masing,” kata kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers daring, Selasa, 25 Agustus 2026.

Para pengungsi ini difasilitasi oleh BNPB serta Pemerintah Kabupaten Sikka, Dinas Sosial, Satpol PP, dan Basarnas untuk kembali ke rumah. Selain itu, mereka juga dibekali bahan makanan berupa sembako untuk bertahan di rumah masing-masing. 
 
Berton mengatakan, saat ini BNPB mulai melakukan pendataan dan verifikasi rumah yang terdampak gempa. Langkah tersebut sebagai upaya percepatan pemulihan pascagempa. 

"Hal ini guna mempercepat dari masa tanggap darurat langsung nanti menjadi masa rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Berton.

BNPB mencatat, total rumah rusak sebanyak 77.912 unit. Rinciannya yaitu 24.597 rusak berat, 18.537 rusak sedang, dan 34.778 rusak ringan. Adapun fokus pendataan ini meliputi percepatan penilaian rumah juga penyiapan standar nilai kerusakan berdasarkan peraturan BNPB.


Pengungsi gempa NTT kembali ke rumah. Foto: Dok. BNPB.

Pendataan ini bertujuan untuk melindungi hak-hak warga berkaitan dengan properti yang dimiliki. Terutama menghindari kesalahan pendataan kerusakan yang dapat berujung pada ketidakakuratan kondisi riil rumah dengan bantuan yang diberikan.

“Nanti akan dituangkan ini di sebuah dokumen yang namanya R3P atau Rencana, Rehabilitasi (Rekonstruksi) Pembangunan. Nah itu nanti ada rumah, jembatan, ada juga infrastruktur yang lain (untuk didata),” kata Berton.

(Afifah Alfina)

(Gabriella Thesa Widiari)