Iran Bantah Ajukan Negosiasi dengan AS untuk Mengakhiri Perang

7 March 2026 15:46

Kairo: Dubes Iran untuk Mesir Mojtaba Ferdousi Pour, mengatakan, Iran tidak memiliki rencana untuk kembali duduk di meja perundingan dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik yang kian meluas. Iran sudah tidak percaya dengan AS lagi.

Runtuhnya kepercayaan itu setelah dua kali gagalnya perundingan terkait kesepakatan nuklir. Kegagalan itu berujung pada perang.

"Saya katakan kami tidak akan mengandalkan dan tidak akan ada kepercayaan kepada Trump (Presiden AS Donald Trump)," ujar Mojtaba, dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 7 Maret 2026.

"Bagaimana mungkin tanpa rasa saling percaya dengan adanya ketiadaan kepercayaan, tanpa bisa mengandalkan pihak lain, kami meminta mereka untuk kembali bernegosiasi lagi? Saya rasa tidak begitu," kata Mojtaba.
 



Sebelumnya, Trump mengaku telah dihubungi oleh pihak Iran ketika militer AS dan Israel terus melancarkan agresi militer terhadap Iran. Trump pun menyebut permintaan tersebut sudah terlambat, dan AS tetap ingin berperang dengan Iran.

"Saya bertanya, 'Apa yang tersisa?'. Tapi mereka tangguh dan ingin melawan. Mereka menelepon dan bertanya, 'Bagaimana caranya kita membuat kesepakatan?'. Saya katakan, kalian sedikit terlambat," kata Trump.

"Dan kami ingin bertempur sekarang lebih dari mereka. Kami telah mengalami 47 tahun, tergantung bagaimana Anda menghitungnya," ucap Trump.


Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)