28 September 2026 11:13
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali awal pekan ini dengan fase koreksi mengikuti tekanan yang melanda sejumlah pasar modal di kawasan regional Asia. Pelemahan ini utamanya dipicu oleh kekhawatiran global atas eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya di kawasan strategis Selat Hormuz.
Berdasarkan data perdagangan pada Senin, 28 September 2026 pagi, IHSG terpantau melemah 0,86 persen atau turun 51 basis poin ke level 6.188,8. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,9 triliun.
Berdasarkan laporan jurnalis Metro TV, Insan Suardi, pengamat pasar modal Wahyu Laksono memaparkan bahwa tekanan koreksi harian ini sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal yang memicu masifnya aksi jual dari pasar modal Indonesia. Kondisi geopolitik Timur Tengah yang dinamis serta penolakan pemerintah Amerika Serikat terhadap draf kesepakatan dari Iran turut memperkeruh ketidakpastian pasar.
Baca Juga :