Trias Politika Dorong Pelajar Bandung Cerdas Bermedia

1 November 2026 08:46

Sebanyak 500 pelajar se-Bandung Raya mengikuti kegiatan edukasi literasi media dan politik bertajuk Trias Politika. Program ini dirancang khusus untuk membekali generasi muda, terutama pemilih pemula, agar lebih kritis, cerdas, dan berintegritas dalam menyikapi arus informasi digital.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat berkolaborasi dengan Pelajar Progresif Indonesia. Dalam forum ini, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai literasi media, politik, hukum, hingga Hak Asasi Manusia (HAM).

Di tengah derasnya arus informasi, para pelajar diajarkan cara mengenali hoaks, menyaring informasi politik, serta mewaspadai bahaya polarisasi yang ditimbulkan oleh fenomena filter bubble dan echo chamber di media sosial.
 



Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet, menyoroti besarnya pengaruh platform digital terhadap pandangan politik anak muda. Berdasarkan riset KPID, sebanyak 80,20 persen pandangan politik Generasi Z dibentuk oleh informasi yang mereka peroleh dari media sosial.

"Oleh karena itu, kita memadukan literasi politik, hukum, dan HAM pada hari ini. Tingginya penggunaan media sosial memunculkan fenomena filter bubble dan echo chamber yang pada akhirnya dapat mengurung wawasan informasi politik para pemilih pemula," jelas Adiyana, dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu 1 November 2026.

Melalui diskusi interaktif ini, KPID Jawa Barat berharap para pelajar dapat berevolusi menjadi konsumen media yang kritis dan tidak mudah terprovokasi, sekaligus turut mengambil peran dalam menjaga kualitas iklim demokrasi di Indonesia.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X