Doa Bersama untuk Pencarian 5 Jurnalis dan Kru yang Hilang di Selat Sunda

10 September 2026 22:32

Lima jurnalis bersama dua awak kapal cepat (speedboat) dan satu pemandu dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Senin, 7 September 2026. Tim SAR gabungan terus memperluas area penyisiran laut dan udara untuk menemukan seluruh korban.

Kelima jurnalis yang hilang tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto alias Yudis (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (jurnalis freelance). Sementara itu, tiga orang lainnya merupakan Warta (kapten kapal), Sukarman (anak buah kapal), dan Herianto (pemandu).

Kronologi

Rombongan berangkat dari Dermaga Carita/Pagedongan pada Senin, 7 September 2026 pukul 14.00 WIB. Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB saat rombongan memberi kabar kepada rekan jurnalis di Lampung, serta pada pukul 18.13 WIB ketika pemandu kapal sempat mengirimkan foto kondisi Gunung Anak Krakatau di sekitar Pulau Sertung dan Pulau Rakata sebelum sinyal telepon seluler hilang total. 

Pemilik kapal resmi melaporkan kejadian ini ke Basarnas pada Selasa, 8 September 2026 setelah kapal media lain telah kembali ke dermaga.

Proses Pencarian

Dalam operasi SAR, petugas gabungan melibatkan masyarakat dan nelayan setempat untuk menyisir sektor pencarian. Penyisiran dilakukan menggunakan sejumlah kapal seperti KM Asyifa, KM Arupadhatu, dan RIB 02 Banten di Sektor E. 

Selain armada laut, Basarnas mengerahkan helikopter HR-3604 dari Lanud Atang Sanjaya sejak Kamis, 10 September 2026 siang untuk pemantauan udara, didukung penggunaan drone termal dan peralatan medis.


"Untuk pihak masyarakat warga yang ikut membantu proses pencarian, ada dua kapal yaitu KM Asyifa ada lima penumpang yang onboard. Kemudian KM Arupadhatu untuk jumlah penumpangnya ada tujuh orang ya. Kemudian untuk RIB 02 Banten terdiri delapan orang yang onboard. Untuk sektor yang dilakukan pencarian untuk RIB 02 dan dua speed dari masyarakat dan warga adalah masuk ke sektor E,” ujar Kasi Ops Basarnas Banten, Riski Dwianto dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis, 10 September 2026.

Doa Bersama untuk Pencarian Jurnalis dan Kru yang Hilang

Dukungan dari kalangan media terus mengalir. Puluhan pewarta di Kota Cilegon, Banten, menggelar doa bersama demi keselamatan lima jurnalis beserta dua kru kapal dan pemandu. Di lokasi berbeda, Gubernur Banten Andra Soni turut mengikuti doa bersama di Pelabuhan Carita bersama awak media, Basarnas, serta TNI-Polri.

Peristiwa hilangnya lima jurnalis saat meliput bencana erupsi Anak Gunung Krakatau sekali lagi menunjukkan bahwa profesi jurnalis membutuhkan totalitas dan pengorbanan demi menyajikan informasi bagi publik. 

Di masa lalu, tak sedikit jurnalis menjadi korban saat menjalankan tugasnya, seperti saat erupsi Gunung Sinabung pada 1 Februari 2014 ketika Rizal Syahputra, jurnalis Jurnal Asia tewas akibat semburan awan panas, serta saat erupsi Gunung Merapi pada 2010 ketika para jurnalis terjebak awan panas mendadak.

Dalam kasus hilang kontak lima jurnalis dan tiga kru di Selat Sunda, seluruh awak media, publik, dan aparat terus berdoa serta berupaya agar mereka dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X