Ribuan warga tumpah ruah di Kecamatan Durenan, Trenggalek, Jawa Timur untuk merayakan Lebaran Ketupat. Tak hanya masyarakat umum, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama sang istri juga turut serta rayakan Lebaran Ketupat atau biasa disebut dengan Kupatan.
Momen Hari Raya ketujuh di Trenggalek, Jawa Timur, selalu ramai dihadiri oleh ribuan masyarakat. Warga saling bersilaturahmi selayaknya hari Lebaran pertama. Lebaran Ketupat kali ini digelar meriah dengan tumpeng ketupat dan aneka sayur.
Gunungan tumpeng dikirab keliling desa menuju ke Lapangan Durenan dengan warga yang antusias untuk berebut tumpeng. Tradisi ini telah terjaga sejak ratusan tahun yang lalu. Tradisi Kupatan ini turun-temurun dari tokoh penyiar Islam Mbah Mesir, di mana setiap selesai puasa Ramadan, keluarga pondok akan melakukan puasa sunah Syawal dan baru menggelar open house pada Lebaran ketujuh.
“Tradisi Lebaran Ketupat di Durenan ini sudah berlangsung lebih dari dua abad dan tetap lestari hingga saat ini. Esensi dari Kupatan sebenarnya bukan hanya pada arak-arakan tumpeng, tapi lebih kepada silaturahmi ke kiai-kiai dan tokoh agama. Ini adalah cara kita menjaga warisan budaya dan memperkuat rasa kebersamaan antar warga. Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus menjaga
tradisi mulia ini.” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dikutip dari tayangan
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Senin, 30 Maret 2026.