5 May 2026 21:04
Kondisi cuaca panas di Tanah Suci masih menjadi perhatian serius bagi calon jemaah haji Indonesia. Suhu udara di Kota Makkah mencapai 42 derajat celcius, memicu status siaga. Jemaah diimbau untuk menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan.
Early Warning System atau sistem peringatan dini yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menunjukkan suhu udara di Makkah pada 4 Mei 2026 mencapai 42 derajat celcius, sedangkan suhu di Madinah 41 derajat celcius.
"Yang kita takutkan adalah terjadinya heatstroke. Jadi heatstroke itu karena sengatan sinar matahari yang terlalu panas dan cairan tubuh keluar sangat banyak karena dehidrasi. Bisa menimbulkan heatstroke, bisa menimbulkan pingsan, dan amit-amit sampai kematian." kata Petugas Kesehatan PPIH Arab Saudi, Tristi, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Selasa, 5 Mei 2026.
Suhu panas terik di Tanah Suci disertai dengan kelembapan udara rendah sekitar 12%. Kondisi ini menempatkan Makkah dan Madinah dalam status siaga dua dengan potensi suhu berkisar antara 40 hingga 45 derajat celcius.
| Baca juga: Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Ilegal |