23 February 2026 23:27
Pemimpin tertinggi Cártel Jalisco Nueva Generación (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes atau yang lebih dikenal dengan julukan 'El Mencho', dilaporkan tewas dalam sebuah operasi penangkapan aparat keamanan di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco, pada Minggu, 22 Februari 2026 waktu setempat.
Tewasnya salah satu gembong narkoba paling dicari di dunia ini memicu gelombang kekerasan dan aksi balas dendam skala besar dari anggota kartel CJNG di berbagai wilayah.
Menyusul kabar kematian El Mencho, situasi keamanan di Jalisco mencekam. Para anggota kartel melakukan aksi blokade jalan raya selama beberapa jam. Berdasarkan rekaman drone di lokasi kejadian, tampak sejumlah bangunan dan kendaraan ludes dilalap api.
Kepulan asap tebal menyelimuti sebagian besar wilayah wisata Puerto Vallarta akibat pembakaran kendaraan yang dilakukan secara sporadis oleh kelompok bersenjata.
Kekacauan ini berdampak fatal pada infrastruktur publik. Otoritas setempat melaporkan sejumlah penerbangan terpaksa ditangguhkan dan layanan transportasi umum dihentikan sementara. Pemerintah mengimbau seluruh warga untuk tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.
Tujuh Anggota Kartel Tewas
Berdasarkan laporan awal, kontak senjata darurat dalam operasi penangkapan di Tapalpa tersebut memakan korban dari kedua belah pihak. Total tujuh anggota kartel CJNG dilaporkan tewas di tempat, sementara tiga tentara Meksiko mengalami luka-luka.
Setelah area berhasil diamankan, konvoi pasukan Garda Nasional (Guardia Nacional) tampak mengawal ketat ambulans forensik dari Kantor Kejaksaan Agung menuju markas besar kejahatan terorganisasi di Paseo de la Reforma, Mexico City. Unit ambulans tersebut dilaporkan membawa jenazah El Mencho untuk dilakukan pemeriksaan forensik dan identifikasi lebih lanjut.