Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan Penyebab Longsor Cisarua

28 January 2026 14:26

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi permintaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengusut dalang alih fungsi lahan yang menyebabkan longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Ia menyatakan, alih fungsi lahan dilakukan perorangan dan merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah, harus ditangani dengan pendekatan yang humanis. 

“Kalau itu korporasi harus ditindak, kalau perorangan, masyarakat awam dan karena kebutuhan justru bukan ditindak tapi dikasih pekerjaan baru agar mereka tidak melakukan alih fungsi lahan.” kata Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 28 Januari 2026.
 

Baca juga: Update Longsor Pasirlangu, 50 Kantong Jenazah Diterima Pos DVI


Sebelumnya, KDM menyoroti lokasi bencana yang semestinya merupakan kawasan areal pohon penahan tanah dan air. Namun faktanya, saat ini disulap menjadi kebun bunga dan sayuran.

"Sudah jelas kebun sayur di kemiringan dan di atasnya kebun sayurnya naik ke puncak dan pohon-pohonnya sudah mulai ditebangi sebagian. Daerah-daerah yang seperti ini tidak layak jadi kebun sayur, layaknya jadi hutan," ucapnya.

"Sudah lama kita ini membangun tidak didasarkan pada mitigasi bencana. Sejak awal tata ruangnya sudah salah," tambahnya.

Selain itu, KDM juga menjanjikan akan merelokasi para korban longsor agar tidak terulang kembali kejadian serupa yang bisa mengancam nyawa warganya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)