Coop Coffee Dorong Kopi Indonesia Jadi Instrumen Diplomasi Global

21 May 2026 10:01

Coop Coffee Foundation melakukan audiensi dengan Komisaris Metro TV Suryo Pratomo di Grand Lobby Metro TV, Rabu 20 Mei 2026, untuk membahas upaya menjadikan kopi Indonesia sebagai instrumen diplomasi lingkungan dan pemberdayaan komunitas di tingkat internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Coop Coffee Foundation menyampaikan laporan kegiatan “Coffee, Carbon, and Diplomacy” yang sebelumnya digelar di Tanglin, Singapura pada 2 Mei 2026. Program itu bertujuan memperkenalkan kopi Indonesia bukan hanya sebagai komoditas unggulan, tetapi juga sebagai sarana diplomasi terkait isu perubahan iklim dan pemberdayaan petani.

Founder Coop Coffee Foundation Reza Fabianus menekankan bahwa petani kopi juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan melalui penyerapan karbon.

“Rupanya memang petani juga bisa memberikan dampak bagi lingkungan, bagi dunia, karena kalau berbicara penyerapan karbon itu kan dampaknya tidak hanya di wilayah si petani kopinya. Tapi isu global,” ujar Reza dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis 21 Mei 2026. 

Coop Coffee Foundation juga memaparkan sejumlah capaian internasional, termasuk keberhasilan memperoleh donor grant dari UNEP Canada serta pengembangan kerja sama dengan Temasek Foundation dan DBS Foundation.


Sementara itu, Suryo Pratomo menilai kopi Indonesia memiliki potensi besar untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional. 

“Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbaik dan juga terbesar di dunia. Tapi kemudian kita melihat bahwa produktivitas, bahkan produksi kita menurun tajam. Bahkan sekarang kita kalah sama Vietnam. Karena itu apa yang dilakukan oleh Coop Coffee Group untuk terus mempromosikan, membawa produk-produk Indonesia ke pasar internasional menurut saya sesuatu yang sangat penting dan memang perlu kita lakukan,” kata Suryo.

Kunjungan ini juga menjadi momen untuk menyampaikan apresiasi kepada Suryo Pratomo atas dukungannya saat menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Singapura yang turut membuka jalan bagi terlaksananya inisiatif "Coffee, Carbon, and Diplomacy".

Melalui diplomasi kopi, Indonesia tak hanya memperkenalkan keunggulan produk lokal, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan lingkungan dunia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)