Ratusan Calon Haji Kloter Pertama Kertajati Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci

22 April 2026 18:09

Sebanyak 445 calon haji kloter pertama dari embarkasi Kertajati resmi diberangkatkan melalui Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, pada Rabu, 22 April 2026. Keberangkatan ini dilepas langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat H. Dudu Rohman.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jawa Barat, H  Boy Hary Novian, menyatakan seluruh calon jemaah haji dalam kondisi sehat dan layak terbang. Ia juga memastikan seluruh Kartu Nusuk jemaah telah diaktifkan sebelum keberangkatan.

“Alhamdulillah semuanya sehat. Tidak ada yang dinyatakan tidak layak terbang. Tadi kami juga melakukan semacam survei secara acak kepada jemaah ketika ada di asrama. Rata-rata jawaban mereka puas terhadap layanan yang kami berikan,” ujarnya dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Rabu 22 April 2026. 

Sementara itu, dua kloter jemaah haji Indonesia telah tiba di Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz. Kedatangan pertama berasal dari embarkasi Jakarta, disusul kloter dari Yogyakarta.

Setibanya di Madinah, jemaah langsung diarahkan menuju hotel yang berada di kawasan Markaziyah, area yang dekat dengan Masjid Nabawi. Lokasi hotel yang berjarak sekitar 10 hingga 15 meter dari masjid memudahkan jemaah dalam menjalankan ibadah.



Kedatangan calon jemaah haji disambut hangat oleh otoritas Arab Saudi, perwakilan pemerintah Indonesia, serta PPIH Arab Saudi. Bahkan, lantunan selawat turut mengiringi penyambutan sebagai bentuk penghormatan bagi jemaah Indonesia.

Jemaah dijadwalkan tinggal selama delapan hingga sembilan hari selama di Madinah. Mereka akan menjalankan berbagai ibadah, baik wajib maupun sunah, serta berziarah ke sejumlah situs bersejarah Islam, termasuk Raudhah. Meski demikian, Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengimbau jemaah untuk memprioritaskan istirahat setelah perjalanan panjang.

Dari sisi cuaca, suhu di Madinah saat ini berkisar antara 30 hingga 33 derajat Celsius, relatif lebih sejuk dibanding hari-hari sebelumnya. Namun, jemaah tetap diimbau menjaga kesehatan dengan menggunakan pelindung diri seperti topi dan masker, serta rutin mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari guna menghindari dehidrasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)