26 May 2026 19:49
Perayaan hari raya Iduladha di Gaza, kembali kehilangan sukacita di tengah kelangkaan pasokan, lonjakan harga yang gila-gilaan, serta puing-puing kehancuran pasca perang. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, warga Gaza terpaksa merayakan hari raya tanpa adanya ritual penyembelihan hewan kurban akibat blokade yang masih berlangsung.
"Tiga hari raya telah berlalu. Iduladha tiba dan kami praktis tidak memiliki apa-apa." Warga Gaza, Nasma Al-Sha'ir, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 26 Mei 2026.
Suasana di lingkungan Al-Rimal, pusat Kota Gaza, memperlihatkan warga yang hanya bisa berjalan di antara lapak dan tenda darurat yang didirikan di sekitar bangunan yang hancur. Para pedagang pakaian pun terpaksa menggelar dagangan di dalam posko pengungsian dan toko-toko yang sebagian telah runtuh. Kementerian Pertanian Gaza menyatakan pada 17 Mei lalu bahwa warga kembali melewati Iduladha tanpa hewan kurban.
| Baca juga: Berkurban dengan Aman, Waspadai Penyakit Zoonosis dan Sapi Gelonggongan |