Area Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Diperluas hingga 8 Sektor

16 September 2026 14:28

Memasuki hari kesembilan operasi SAR, tim SAR Gabungan menyebut pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda tidak bisa dilakukan di area bawah laut. Pasalnya, tim penyelam harus terlebih dahulu menemukan titik pasti lokasi kejadian, sementara hingga saat ini posisi pasti kedelapan korban masih belum ditemukan.

Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV pada Rabu, 16 September 2026, Tim SAR Gabungan telah memperluas area pencarian hingga 3.439 nautical mile. Sebanyak 647 personel dikerahkan dan disebar ke dalam delapan sektor laut, yakni sektor A, B, C, D, E, F, G, dan H.

Fokus utama pencarian pada hari kesembilan ini diarahkan pada sektor C, F, dan G. Sektor C mencakup wilayah di sekitar Gunung Anak Krakatau serta Pulau Sebesi, sektor F meliputi wilayah Pulau Sangiang, sementara sektor G berfokus di kawasan pesisir Anyer, Tanjung Lesung, hingga Ujung Kulon.

Dalam pelaksanaannya, Tim SAR Gabungan menghadapi kendala signifikan di lapangan. Rendahnya jarak pandang masih menjadi hambatan utama akibat sisa abu erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada pekan sebelumnya.

Hingga hari kesembilan pencarian ini, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut belum juga ditemukan. Jika operasi masih belum membuahkan hasil dalam waktu dekat, pihak Tim SAR Gabungan bersama instansi pemerintah terkait berencana untuk kembali melakukan evaluasi guna membahas potensi perpanjangan masa operasi pencarian.

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X