Untaian doa dan harapan terus mengalir bagi keselamatan lima jurnalis beserta tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Simpati dan aksi solidaritas ini menggema di berbagai daerah, mulai dari Banten, Jakarta, hingga Medan, seiring dengan masih berlangsungnya operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
Dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, pihak keluarga dari para jurnalis menggelar doa bersama di kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin malam, 14 September 2026. Bertempat di salah satu hotel setempat, acara ini berlangsung khusyuk guna memohon keselamatan dan menanti kabar baik dari tim penyelamat di lapangan.
Selain memanjatkan doa, pihak keluarga juga membagikan santunan kepada anak-anak yatim di sekitar lokasi. Mereka menaruh harapan besar agar operasi kemanusiaan ini segera membuahkan hasil, sehingga anggota keluarga mereka dapat kembali pulang dengan selamat.
Dukungan moral dan solidaritas serupa juga ditunjukkan oleh rekan-rekan seprofesi di ibu kota. Bertempat di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, para jurnalis lintas media bersama aktivis, seniman, dan masyarakat umum menggelar aksi bertajuk "Panggung Doa dan Rindu" pada Senin malam.
Rangkaian kegiatan solidaritas ini diisi dengan doa bersama, pembacaan puisi, penampilan musik akustik, serta penyampaian testimoni. Aksi ini kemudian ditutup dengan prosesi penyalaan lilin bersama sebagai simbol nyala harapan yang tak kunjung padam bagi para korban.
Gelombang doa tersebut turut menyebar hingga ke Sumatera Utara. Jurnalis dari berbagai perwakilan media massa menggelar aksi menyalakan lilin di kawasan Jalan Sudirman, Kota Medan.
Sebelum prosesi penyalaan lilin dilakukan pada Senin malam tersebut, massa aksi terlebih dahulu menggelar zikir dan doa bersama. Mereka bersatu memohon mukjizat agar kedelapan penumpang kapal yang hilang tertelan gelombang Selat Sunda tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Sebelumnya Pusat Pengendalian Operasi Basarnas melaporkan kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September 2026, pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ada delapan orang dalam pencarian terdiri atas lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas). Sedangkan tiga lainnya, yakni Warta (kapten kapal), Surakman (ABK), serta Heriyanto (pemandu).