Pedagang Ikan Kramat Jati Mulai Berjualan di Lapak Binaan

3 September 2026 14:23

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merelokasi para pedagang Pasar Ikan Kramat Jati, Jakarta Timur, sejak 1 September 2026. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan raya sebagai ruang publik sekaligus meningkatkan keamanan lalu lintas.

Dikutip dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis, 3 September 2026, sebelumnya, para pedagang berjualan di pinggir Jalan Raya Bogor yang dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengendara maupun pedagang itu sendiri. Kini, mereka telah menempati lapak-lapak di Lokasi Binaan (Lokbin) yang telah disediakan pemerintah.

Memasuki hari ketiga usai relokasi, aktivitas jual beli di lokasi baru mulai berjalan kondusif. Meski beberapa pedagang masih beraktivitas di pagi hari, puncak perdagangan ikan di pasar ini diproyeksikan akan berlangsung mulai sore hingga malam hari.
 


Sebagai bentuk dukungan bagi para pedagang dalam masa transisi, Pemprov DKI memberikan insentif berupa pembebasan biaya retribusi sewa lapak selama enam bulan ke depan. Pedagang mendapatkan manfaat berupa gratis pembayaran retribusi sewa lapak selama enam bulan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan terus memantau area tersebut secara konsisten guna memastikan tidak ada pedagang yang kembali berjualan di bahu jalan. Relokasi ini juga menjadi langkah awal sambil menunggu rencana revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati yang dijadwalkan pada tahun 2027 mendatang.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X