Wajib Tahu! 7 Langkah Mitigasi Saat Gunung Meletus

22 April 2026 10:00

Jakarta: Indonesia merupakan negara dengan jumlah gunung berapi aktif yang tinggi, sehingga memiliki risiko besar terhadap bencana erupsi. Oleh karena itu, pemahaman tentang mitigasi menjadi hal penting untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, baik bagi keselamatan manusia maupun lingkungan.

Mitigasi erupsi vulkanik mencakup berbagai upaya untuk menekan risiko bencana, mulai dari pemantauan aktivitas gunung api, penyusunan rencana evakuasi, hingga edukasi masyarakat. Penggunaan alat pelindung seperti masker dan kacamata juga menjadi bagian penting untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik.
 

 

Tanda-Tanda Gunung Akan Meletus

Mengutip informasi dari laman resmi BPBD, terdapat beberapa tanda yang perlu diwaspadai sebagai indikasi peningkatan aktivitas gunung berapi, antara lain:
  • Terjadinya gempa lokal atau gempa vulkanik di sekitar gunung
  • Hewan-hewan liar turun dari kawasan pegunungan
  • Peningkatan suhu di sekitar area gunung
  • Sumber mata air mulai mengering
  • Vegetasi di sekitar gunung tampak layu atau mati
Mengenali tanda-tanda ini menjadi langkah awal dalam mitigasi agar masyarakat dapat bersiap lebih dini.

Pentingnya Mitigasi Erupsi

Sebagai negara dengan risiko vulkanik tinggi, Indonesia memerlukan strategi mitigasi yang komprehensif. Upaya ini meliputi pemantauan aktivitas gunung secara berkelanjutan, penyediaan sistem peringatan dini, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan pelatihan.

Langkah Mitigasi Erupsi

1. Sebelum Erupsi (Pra-Bencana)

  • Memantau informasi resmi dari PVMBG atau BPBD terkait aktivitas gunung api
  • Mengetahui jalur evakuasi dan lokasi titik aman
  • Menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting, masker, kacamata pelindung, pakaian tertutup, dan kebutuhan dasar
  • Mengamankan rumah dengan menutup pintu, jendela, dan ventilasi agar abu tidak masuk

2. Saat Erupsi

  • Segera melakukan evakuasi sesuai arahan dan jalur yang telah ditentukan
  • Menjauhi zona bahaya, termasuk lembah dan aliran sungai yang berpotensi dilalui lahar
  • Menggunakan masker atau kain basah untuk melindungi saluran pernapasan, serta kacamata untuk melindungi mata

3. Setelah Erupsi (Pasca-Bencana)

  • Tidak kembali ke area terdampak sebelum ada izin dari pihak berwenang
  • Membersihkan abu vulkanik, terutama di atap rumah, setelah kondisi dinyatakan aman
  • Memeriksakan kesehatan ke fasilitas medis terdekat jika mengalami gangguan

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya lanjutan berupa banjir lahar dingin. Bencana ini dapat terjadi saat hujan deras membawa material vulkanik melalui aliran sungai. Kewaspadaan di sekitar bantaran sungai menjadi hal yang penting untuk menghindari risiko tersebut.

Dengan memahami tanda-tanda erupsi dan langkah mitigasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi bencana gunung berapi.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)