4 Korban Banjir Bandang Aceh Tengah Masih Hilang

17 January 2026 00:42

Aceh Tengah: Sudah hampir dua bulan bencana banjir bandang dan longsor melanda wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Sayangnya, masih ada empat korban jiwa yang belum ditemukan.

Empat korban banjir yang belum ditemukan ialah Rajulul Irfan (Dusun Ayangan, Desa Jongok Meluem, Kebayakan). Kemudian Aldia Rizkika dan Cintia Rizkika (Sadong, Bebesan), dan Rahmat Bon Musa, dari Pilar Wih Inikiri, Rusip Antara.

Satu di antaranya tertimbun material longsor. Sedangkan tiga orang terbawa arus banjir bandang Sungai DAS Peusangan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah mencatat, sebanyak 25 orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda pada November 2025 lalu, di Aceh Tengah. Sementara enam orang terluka berat dan 52 orang mengalami luka ringan. 
 


24 desa terisolir


Sementara itu,  Sebanyak 24 desa, di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, masih terisolir akibat kerusakan akses jalan dan putusnya jembatan. Kondisi ini membuat aktivitas warga di desa terdampak masih sangat terbatas setelah dua bulan pascabanjir bandang.

Pemerintah pun terus melakukan upaya pembukaan akses jalan di berbagai titik, baik di jalur provinsi, kabupaten, maupun jalan desa yang rusak akibat bencana. Proses penanganan dilakukan secara perlahan karena kondisi desa yang terdampak cukup berat.

Warga terus berharap agar pemerintah dapat mempercepat pembukaan akses dan pembangunan kembali jembatan yang putus. Terutama bagi masyarakat yang hampir dua bulan terkurung karena tidak adanya jalur penghubung. Upaya percepatan pemulihan infrastruktur ini merupakan harapan warga agar aktivitas dan mobilitas mereka dapat kembali normal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)