.,
27 January 2026 14:39
Jakarta: Thomas Djiwandono resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Juda Agung. Dengan jabatan baru ini, Thomas berjanji akan menjaga independensi BI.
“Saya untuk menjaga independensi bank sentral dan juga seperti saya katakan kemarin di proses fit and proper, menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter,” ujar Thomas, dalam program Metro Siang Metro TV, Selasa, 27 Januari 2026.
Penunjukan ini diharapkan membawa stabilitas sekaligus inovasi dalam kebijakan moneter nasional. Thomas juga mengungkap rasa terima kasihnya kepada rekan media yang telah memberitakan informasi dengan sebenar-benarnya.
“Ya, untuk berobjektif yang terukur, karena itu penting supaya masyarakat tahu cerita sebenarnya selama ini. Untuk itu saya ucapkan terima kasih ke teman-teman semua,” kata Thomas.
Baca Juga :
Rapat Paripurna DPR menyetujui Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta. Persetujuan itu merupakan hasil musyawarah mufakat Komisi XI DPR setelah rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI.
“Komisi XI DPR RI telah menyepakati melalui proses musyawarah mufakat untuk menyetujui Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031,” kata Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 27 Januari 2026.
Persetujuan itu dimintakan pengesahan dalam rapat paripurna. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa kemudian menanyakan persetujuan forum sidang terhadap laporan Komisi XI DPR.
“Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah laporan Komisi XI DPR RI dapat disetujui?” kata Saan saat memimpin sidang paripurna.
Pertanyaan tersebut dijawab setuju oleh peserta rapat, disertai ketukan palu pimpinan sidang.
Dengan keputusan tersebut, Thomas Djiwandono secara resmi telah disetujui DPR menjadi Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatan pada 13 Januari 2026.
(Nada Nisrina)