1.065 Calon Jemaah Haji Patuna Tours and Travel Ikuti Manasik Perdana

27 January 2026 22:35

Patuna Tours and Travel secara resmi menggelar kegiatan manasik haji bagi para calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Acara bertajuk 'Menata Hati dengan Berhaji' ini berlangsung di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada Minggu 25 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan komprehensif kepada total 1.065 calon jemaah haji dan petugas. Materi yang disampaikan mencakup program perjalanan, prosedur administrasi keuangan, hingga kesiapan kesehatan fisik selama di tanah suci.

Kegiatan manasik dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan malam hari. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, meliputi penjelasan program haji yang dipilih, imbauan selama perjalanan, pemaparan terkait kesehatan haji.

Salah satu materi yang disoroti adalah syarat pengembalian dana haji dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Pihak Patuna menjelaskan adanya perubahan kebijakan yang menimbulkan keterlambatan administrasi, di antaranya terkait pemenuhan tiga syarat utama, yakni pemindaian paspor, kepesertaan BPJS, dan istithaah kesehatan.
 

Baca juga: Rekrutmen Petugas Haji Daerah 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya

Patuna juga menyoroti adanya pengetatan timeline administrasi oleh Pemerintah Arab Saudi pada musim haji tahun ini. Seluruh kontrak hotel, transportasi, dan katering diwajibkan rampung paling lambat 1 Februari 2026, sebelum memasuki tahapan pengurusan visa haji pada awal hingga pertengahan Februari.

Selain administrasi, aspek kesehatan jemaah menjadi perhatian utama. Patuna Tours and Travel menyediakan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib pemberangkatan bagi calon jemaah haji. Vaksin influenza juga disarankan untuk meminimalisir risiko gangguan pernapasan selama ibadah haji.

Tim medis Patuna telah disiapkan untuk memberikan layanan pertolongan pertama dan tata kelola kesehatan bagi para jemaah di lapangan. Jika ditemukan kasus kesehatan berat yang tidak dapat ditangani secara internal, jemaah akan dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.

Calon jemaah juga diimbau mewaspadai perubahan cuaca ekstrem, baik panas terik yang berisiko menyebabkan dehidrasi maupun suhu dingin ekstrem yang berpotensi menimbulkan hipotermia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)