Permintaan Sedikit, Pedagang Kampung Bendera Prediksi Penjualan Turun 50%

8 August 2026 17:47

Surabaya: Pedagang di Kampung Bendera, Jalan Darmokali, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, merasakan turunya jumlah pembeli bendera dan pernak-perniknya menjelang HUT RI tahun ini. Bahkan, bisa dibilang penjualan tahun ini turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Nur, misalnya. Dia merasakan penjualan tahun ini turunnya sangat drastis dibandingkan tahun lalu. Dia memprediksi penjualan tahun ini turun sekitar 50 persen.

"Entah itu kenapa, mungkin ada yang bilang dari pemerintah yang tidak ada pemungutan biaya atau gimana juga nggak tahu ya. Cuma kalau dilihat dari tahun kemarin banyak sekali, hampir 50 persen turunnya," kata Nur, dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 8 Agustus 2026.
 



Biasanya para pembeli datang ke lapaknya untuk mencari hiasan dinding. Biasanya untuk dipasang di balkon. 

"Harganya itu bervariasi. Kalau yang dibuat di dinding di balkon itu mulai dari harga Rp60 ribu sampai Rp250. Itu tergantung dari bahan sama lebar benderanya juga," kata Nur.

Nur juga berkesempatan untuk jualan secara daring untuk bisa menggaet lebih banyak pembeli. Terutama dari luar kota dan luar pulau. Sejauh ini, jumlah peminatnya masih stabil.

"Kalau saya jual onlinenya itu dari Google. Jadi kayak dari luar kota atau luar pulau tinggal telepon saja, kami yang kirim ke sana," tutur Nur.

Masih ada sekitar satu minggu lagi menuju 17 Agustus 2026. Nur berharap permintaan semakin bertambah menjelang perayaan HUT ke-81 RI.


(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X