Pemerintah RI Pastikan WNI Aman dari Banjir Bandang Tiongkok-Nepal

28 August 2026 22:47

Jakarta: Pemerintah Indonesia memastikan belum ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Tiongkok dan Nepal. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi WNI di tengah operasi penyelamatan korban yang masih berlangsung.

“Sejauh ini tidak ada laporan WNI yang terkena dampak dari bencana tersebut,” kata Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Jumat 28 Agustus 2026.

Kemlu mencatat terdapat sekitar 45 WNI di Nepal yang mayoritas berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan.

“Terdapat sekitar 45 warga negara Indonesia di Nepal, yang mayoritas berdomisili di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan,” lanjutnya.

Vahd mengatakan KBRI Beijing dan KBRI Dhaka terus melakukan pemantauan secara aktif terhadap kondisi WNI. Pemantauan dilakukan dengan berkoordinasi bersama simpul-simpul komunitas WNI dan Konsul Kehormatan RI yang berada di Kathmandu.

“Terkait dengan kondisi WNI, KBRI Beijing dan KBRI Dhaka terus melakukan pemantauan secara aktif, berkoordinasi dengan simpul-simpul komunitas WNI dan juga dengan Konsul Kehormatan Republik Indonesia yang berada di Kathmandu,” ujarnya.

Perhatian khusus diberikan kepada WNI yang berada di Nepal untuk melakukan perjalanan wisata dan pendakian. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberadaan serta kondisi WNI yang berada di kawasan yang berpotensi terdampak bencana.

KBRI Dhaka telah mengimbau agen-agen perjalanan yang mendatangkan WNI ke Nepal agar segera melaporkan keberadaan dan kondisi para WNI, khususnya mereka yang tengah melakukan perjalanan pendakian.

“Perhatian yang terutama diberikan kepada WNI yang tengah berada di Nepal untuk melakukan perjalanan wisata, pendakian,” kata Vahd.

“KBRI Dhaka telah mengimbau kepada agen-agen perjalanan yang mendatangkan WNI agar dapat segera melaporkan keberadaan dan kondisi para WNI tersebut khususnya yang tengah melakukan perjalanan pendakian,” sambungnya.

Selain memastikan keselamatan WNI, pemerintah Indonesia juga menyampaikan duka cita dan simpati kepada masyarakat serta pemerintah Nepal dan Tiongkok atas bencana banjir bandang tersebut.

“Indonesia juga menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada masyarakat dan pemerintah Nepal dan Tiongkok,” ujar Vahd.

Indonesia turut mendukung upaya penyelamatan dan penanganan pascabencana yang dilakukan pemerintah kedua negara.

“Kami mendukung penuh upaya penyelamatan dan penanganan pascabencana yang saat ini tengah berlangsung agar dapat berjalan secara lancar dan efektif,” katanya.

Kemlu bersama KBRI Beijing dan KBRI Dhaka mengimbau seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.

“Kemlu bersama dengan KBRI Beijing dan KBRI Dhaka mengimbau seluruh WNI yang berada di wilayah yang terdampak untuk terus waspada dan mengikuti arahan yang diberikan oleh otoritas setempat,” pungkas Vahd.

Dalam kondisi darurat, WNI di Nepal dapat menghubungi Hotline KBRI Dhaka melalui +880 161-4444-552, sedangkan WNI di RRT dapat menghubungi Hotline KBRI Beijing melalui +8618610455488 (WeChat/Telp/SMS).

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X