5 January 2026 09:51
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, memastikan kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak bencana di Sumatera kembali berjalan mulai 5 Januari 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan kurikulum darurat yang adaptif, menyesuaikan kondisi sekolah di masa pemulihan.
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti menjadi pembina upacara di hari pertama masuk sekolah di daerah terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Senin, 5 Januari 2026.
Di samping itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2026 sebagai panduan penyelenggaraan pembelajaran di wilayah terdampak bencana. Kebijakan ini diambil untuk memastikan hak pendidikan peserta didik tetap terpenuhi meski dalam situasi darurat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
“Pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana. Namun, keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dilansir Antara, Senin, 5 Januari 2026.
| Baca juga: Abdul Mu'ti: Pendidikan Tidak Boleh Terhenti Akibat Bencana |