Asap Kembali Pekat, Siswa Di Palembang Terpaksa Dipulangkan Lebih Cepat

20 October 2026 15:19

Palembang: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang setelah beberapa hari terakhir sempat mengalami penurunan. Pekatnya kabut asap membuat sejumlah sekolah terpaksa memulangkan siswanya, karena kondisi belajar dan mengajar di kelas tidak memungkinkan.

"Karena asap tebal, tebal lagi, ya. Kalau beberapa hari kemarin sempat reda, sekarang tebal lagi. Jadi disuruh balik sama guru," ujar siswa SMAN 13 Palembang, Anira, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa, 20 Oktober 2026.

Langkah ini diambil demi mencegah para pelajar terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Terlebih, sudah banyak warga yang terserang ISPA akibat kabut asap karhutla yang tak kunjung padam.

Sebelumnya, kabut asap sempat berkurang karena penyemaian dry ice sebanyak 2,4 ton di langit Kota Palembang. Namun, kualitas udara kembali memburuk dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) menyentuh angka 528 pagi tadi. Udara Kota Palembang masuk kategori berbahaya. 

Kabut asap yang kembali menyelimuti Kota Palembang disebabkan karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sebanyak 276 titik api tercatat di lahan gambut dan 110 titik api di lahan mengandung mineral. 

257 titik api di Banyuasin


Selain di Kabupaten OKI, daerah penyangga Kota Palembang lainnya, seperti Kabupaten Banyuasin, terdapat sekitar 257 titik api belum benar-benar padam. Warga berharap hujan segera turun agar karhutla di wilayah Sumsel benar-benar padam. 

Sementara itu, di Pekanbaru, Riau, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat 13.850 warga mengalami ISPA sejak 24 Agustus 2026. Peningkatan kasus tersebut dilaporkan terjadi di tengah paparan kabut asap akibat karhutla.

Seluruh warga yang tercatat mengalami ISPA telah memperoleh penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di Pekanbaru. Pelayanan diberikan melalui puskesmas maupun rumah sakit rujukan.

"Terhitung sejak 24 Agustus 2026, jumlah warga yang terpapar ISPA mencapai 13.850 orang. Karena paparan kabut asap Karhutla," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendryanto.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X