Irjen Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya, Gantikan Komjen Asep Edi Suheri

3 October 2026 22:49

Jakarta: Irjen Pol Dadang Hartanto ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri. Dadang sebelumnya sempat menjadi komandan upacara peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di Silang Monas pada 2025, saat Presiden Prabowo Subianto meminta dirinya menghadap setelah upacara selesai.

Dalam cuplikan upacara yang berlangsung pada 2025, Dadang bertugas sebagai komandan upacara, sementara Presiden Prabowo menjadi inspektur upacara. Setelah Dadang melaporkan bahwa upacara telah selesai, Prabowo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berjalan tertib dan lancar.

Prabowo kemudian meminta Dadang menghadap dirinya setelah upacara.

“Sesudah upacara, menghadap saya. Terima kasih,” kata Prabowo dikutip dari tayangan Top News Metro TV, Sabtu 3 Oktober 2026.

Dadang yang saat itu bertugas di Lemdiklat Polri kini dipercaya memimpin Polda Metro Jaya. Bersamaan dengan penunjukan tersebut, pangkatnya bertambah satu tingkat menjadi komisaris jenderal.

Pergantian Kapolda Metro Jaya tersebut menjadi bagian dari rotasi dan mutasi 27 pejabat Polri yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 3 Oktober 2026.

Selain posisi Kapolda Metro Jaya, sejumlah pimpinan kepolisian daerah lain turut berganti; Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Hengki menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto. Kapolda Banten Brigjen Pol Hendra Kurniawan menggantikan Irjen Pol Hengki, Kapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto, dan Kapolda Bali Brigjen Pol Pasma Royce menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Dua pejabat lainnya yang dilantik yakni Wakapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Hendra Wirawan dan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Rahmad Iswan Nusi.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi dan mutasi 88 perwira tinggi serta perwira menengah Polri yang tertuang dalam telegram Kapolri. Dari keseluruhan mutasi tersebut, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru, termasuk perubahan pada 19 jabatan Kapolda dan sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X