Nilai Ekspor Batu Bara Januari-Juli 2026 Naik 4,75% Meski Volume Pengiriman Turun

2 September 2026 14:21

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor batu bara Indonesia meningkat 4,75 persen sepanjang Januari hingga Juli 2026. Namun, kenaikan nilai tersebut terjadi di tengah penurunan volume pengiriman ke pasar internasional.

Dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Selasa 2 September 2026, berdasarkan data BPS, nilai ekspor batu bara naik dari USD13,81 miliar menjadi USD14,47 miliar.

Sementara itu, volume ekspor justru turun 6,17 persen. Pengiriman batu bara berkurang dari 214,71 juta ton menjadi 201,47 juta ton.

Kenaikan nilai ekspor di tengah penurunan volume tersebut didorong oleh meningkatnya harga batu bara global. Harga acuan internasional yang tinggi membuat penerimaan devisa dari komoditas tambang tersebut tetap tumbuh.

Tiongkok dan India masih menjadi pasar utama batu bara Indonesia. Permintaan dari kedua negara tersebut menjadi salah satu penopang ekspor batu bara nasional.

Perubahan musim dan meningkatnya aktivitas industri di negara mitra dagang diperkirakan dapat mendorong kenaikan pengiriman batu bara pada paruh kedua 2026.

Pemerintah pun optimistis volume ekspor batu bara meningkat pada semester kedua seiring dengan bertambahnya permintaan dari negara tujuan menjelang akhir tahun.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X