Makkah: Pemerintah terus memastikan proses kedatangan dan pergerakan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci berjalan lancer. Hingga memasuki hari ke-22 operasional haji 1447 Hijriah, Kementerian Haji dan Umrah mencatat 359 kloter telah tiba di Tanah Suci.
Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat pelayanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, seiring meningkatnya jumlah kedatangan jemaah dari Tanah Air.
Hingga Selasa, 12 Mei 2026, tercatat sebanyak 359 kloter dengan 138 ribu 879 jemaah dan 1.433 petugas telah tiba di Arab Saudi.
Sementara itu, pergerakan jemaah dari Mina menuju Makkah juga terus berlangsung secara bertahap.
Data terbaru menunjukkan,sebanyak 273 kloter dengan 105 ribu 360 jemaah dan 1.092 petugas sudah tiba di Kota Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.
Di sisi lain, kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah juga terus berjalan.
Hingga saat ini, tercatat 84 kloter dengan 32 ribu 9 jemaah dan 337 petugas telah tiba dan mulai menjalani tahapan layanan sesuai skema operasional yang telah disiapkan pemerintah.
Kementerian Haji dan Umrah menyebut, secara umum seluruh layanan bagi jemaah berjalan baik, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga pembinaan ibadah di seluruh titik layanan.
Untuk memperkuat respons dan pengawasan layanan, pemerintah juga mengoptimalkan platform digital 'kawal haji' serta command center haji 2026.
Melalui sistem tersebut, setiap laporan dan kendala jemaah dapat dipantau dan ditindaklanjuti lebih cepat oleh petugas di lapangan.