Aparat Gabungan Jaga Ketat Lokasi Bentrokan Matraman

28 July 2026 15:44

Jakarta: Kawasan Jalan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat yang sempat menjadi titik bentrokan maut antarwarga masih dijaga ketat aparat gabungan. Selain pengerahan pasukan dari pihak kepolisian, TNI juga disiagakan di lokasi untuk membantu pengamanan.

Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Selasa 28 Juli 2026, penjagaan tetap dilakukan untuk memastikan situasi benar-benar kondusif, meskipun dua kelompok warga yang sebelumnya terlibat bentrokan telah sepakat berdamai. 

Sejumlah kendaraan operasional dan truk pengangkut personel kepolisian dari Korps Brimob berwarna hitam diparkir di bahu jalan. Sejumlah personel kepolisian maupun TNI berseragam juga bersiaga di sekitar deretan truk taktis tersebut. Meski truk Brimob dan TNI masih berjajar di sepanjang Jalan Matraman Dalam, aktivitas warga berangsur normal.

Diketahui, bentrokan itu pecah di kawasan Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut penyelidikan awal kepolisian, bentrok bermula dari tindakan dua orang pengendara sepeda motor yang menggeber kendaraannya di depan pedagang nasi uduk dekat Masjid Jami Matraman, Jalan Matraman Dalam.

Setelah ditegur akibat bising, kedua orang tersebut pergi lalu kembali membawa lima rekannya untuk merusak gerobak pedagang dan menganiaya warga. Aksi memicu perlawanan massa hingga meluas ke Jalan Tambak dan berlanjut dengan aksi saling lempar batu.

Tragedi ini berujung pada terbakarnya bangunan serta sejumlah kendaraan di lokasi kejadian. Polisi yang tiba di lokasi berupaya meredam bentrokan, mengevakuasi para korban, dan mengamankan beberapa orang untuk proses pemeriksaan.


Sebanyak dua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Satu korban berinisial K, 23, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis, sedangkan satu korban lainnya masih dalam kondisi kritis.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X