Gayo Lues: Pascabencana banjir dan longsor, akses warga di sejumlah daerah pedalaman Gayo Lues, Aceh, hingga kini terus diupayakan kembali terhubung. Prajurit TNI harus menembus medan ekstrem demi membawa material dan mempercepat pembangunan puluhan jembatan yang terdampak bencana.
Perjuangan berat ditunjukkan prajurit TNI dalam membangun jembatan di kecamatan Blangkejeren dan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Personel Kodim 0113 Gayo Lues bersama prajurit Yon TP 855 Raksaka Dharma memikul material secara manual menembus hutan dan jalur terjal, karena lokasi pembangunan tidak dapat diakses kendaraan roda empat.
Untuk menjangkau titik pembangunan, prajurit juga menggunakan motor trail dinas melintasi sungai berarus deras. Sejumlah personel sempat terjatuh dan jungkir balik bersama kendaraannya. Namun mereka tetap melanjutkan perjalanan agar material tiba di lokasi.
Komandan Satgas Percepatan Pembangunan Jembatan Terdampak Bencana di Aceh
Brigjen Ali Imran menyatakan pembangunan jembatan dilaksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memulihkan akses transportasi dan aktivitas masyarakat.
Saat ini, pembangunan terus dikebut meski dihadapkan pada medan yang berat. Masyarakat diminta bersabar karena seluruh jembatan akan diupayakan selesai agar akses dan perekonomian warga kembali normal. (Metro TV/Alhadi Habibi/Fahmi Reza)