Pramono Anung Minta BPBD DKI Terbitkan Peringatan Dini Potensi Longsor

16 September 2026 14:37

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyampaikan peringatan dini potensi tanah longsor secara terbuka. Langkah ini dilakukan agar warga lebih waspada dan tidak terkejut jika terjadi bencana.

"Saya memang menyampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semua potensi ancaman itu dikomunikasikan kepada publik, kepada masyarakat supaya masyarakat tidak terkaget-kaget," ucap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 16 September 2026.



Pramono Anung menegaskan, seluruh potensi ancaman bencana harus dikomunikasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi. Sebelumnya, BPBD DKI menerbitkan peringatan dini potensi gerakan tanah untuk periode September 2026.

Sejumlah kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masuk zona menengah potensi gerakan tanah. Wilayah tersebut meliputi Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Pesanggrahan, Kramat Jati, dan Pasar Rebo.

Potensi longsor meningkat pada saat curah hujan di atas normal, terutama di sekitar lembah sungai, tebing jalan, dan juga lereng yang terganggu.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X