Jakarta: Sebuah serangan bom bunuh diri mengguncang Masjid Khadija Tul Kubra di Islamabad, Pakistan, pada Jumat, 6 Februari 2026, saat jamaah tengah melaksanakan salat Jumat. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai sekitar 169 lainnya.
Ledakan itu menjadi serangan paling mematikan yang terjadi di ibu kota Pakistan dalam lebih dari satu dekade terakhir. Berdasarkan laporan otoritas setempat, pelaku sempat melepaskan tembakan sebelum meledakkan diri di dalam kompleks masjid yang dipadati jamaah.
Masjid Khadija Tul Kubra diketahui merupakan tempat ibadah komunitas Syiah, salah satu kelompok Muslim minoritas di Pakistan yang kerap menjadi sasaran kekerasan bersenjata. Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, menambah daftar panjang aksi teror yang menargetkan komunitas Syiah di negara itu.
Pemerintah Pakistan mengecam keras serangan tersebut dan menyatakan akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat. Aparat keamanan dilaporkan telah menangkap sejumlah tersangka yang diduga terkait dengan perencanaan aksi teror tersebut.
Kecaman juga datang dari sejumlah negara, termasuk India dan Afghanistan, yang turut mengutuk serangan itu. Kedua negara tersebut sekaligus membantah tudingan adanya keterlibatan langsung dalam insiden di Islamabad.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya aksi kekerasan di Pakistan menjelang bulan suci Ramadan, memicu kekhawatiran akan keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Pemerintah Pakistan pun menghadapi tantangan besar untuk memastikan stabilitas dan perlindungan bagi warganya, khususnya kelompok minoritas.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.