Saldo Menipis Setelah Lebaran? Ini Cara Mengelola Gaji Agar Tetap Aman-Edukasi Ekonomi

Ade Hapsari Lestarini • 24 March 2026 07:56

Jakarta: Setelah perayaan Lebaran usai, tidak sedikit orang yang menyadari bahwa pengeluaran selama libur panjang cukup besar. Mulai dari kebutuhan mudik, membeli pakaian baru, hingga berbagai pengeluaran untuk berkumpul bersama keluarga sering membuat kondisi keuangan terasa lebih ketat setelah hari raya.

Situasi ini kerap disebut sebagai fase post-Lebaran reality check, ketika masyarakat mulai kembali menata kondisi finansial sambil menunggu periode gajian berikutnya. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang lebih terencana menjadi penting agar kebutuhan tetap terpenuhi hingga akhir bulan.

Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan membagi gaji ke dalam beberapa pos pengeluaran utama. Pembagian ini membantu seseorang lebih mudah memprioritaskan kebutuhan yang benar-benar penting.
 

 

Langkah Sederhana Mengelola Gaji Setelah Lebaran

Berikut beberapa langkah sederhana untuk mengelola gaji setelah Lebaran.

1. Pisahkan gaji ke dalam tiga pos utama

Penghasilan yang diterima sebaiknya dibagi menjadi beberapa kategori utama agar pengeluaran lebih terkontrol, antara lain:
  • Kebutuhan pokok, seperti makan, transportasi, dan tempat tinggal.
  • Tagihan dan cicilan, termasuk pembayaran rutin yang tidak bisa ditunda.
  • Tabungan, idealnya minimal sekitar 10 persen dari penghasilan.
Menyisihkan tabungan tetap penting meskipun kondisi keuangan sedang terbatas. Kebiasaan ini membantu menjaga stabilitas finansial dalam jangka panjang.

2. Coba tantangan “No Spend 7 Days

Cara lain yang dapat membantu mengendalikan pengeluaran adalah dengan menerapkan tantangan tanpa belanja selama tujuh hari. Selama periode tersebut, hindari pembelian yang tidak mendesak, seperti belanja online impulsif atau pengeluaran hiburan yang tidak direncanakan.

Sebagai alternatif, Sobat MTVN Lens dapat memasak makanan sederhana di rumah atau membawa bekal untuk mengurangi pengeluaran harian.

3. Batasi penggunaan paylater

Penggunaan layanan paylater atau cicilan digital juga perlu diperhatikan setelah Lebaran. Jika total cicilan sudah mencapai lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa keuangan mulai tidak sehat.

Pada situasi tersebut, langkah yang lebih bijak adalah fokus melunasi cicilan yang ada sebelum menambah utang baru.

Dengan pengelolaan yang lebih disiplin, kondisi keuangan setelah Lebaran tetap dapat terjaga. Perayaan hari raya memang sering diiringi dengan peningkatan pengeluaran, namun perencanaan keuangan yang baik dapat membantu menjaga stabilitas finansial hingga periode gajian berikutnya.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Adrian Bachtiar)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)