Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN dan Kemendag Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging

7 March 2026 01:29

PT PLN (Persero) berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) meresmikan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, pada Kamis siang, 5 Maret 2026. Kehadiran SPKLU ini untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di lingkungan kementerian serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa kehadiran SPKLU ini merupakan jawaban atas kebutuhan fasilitas pengisian daya yang kian meningkat di lingkungan kantornya. Berdasarkan kalkulasi internal, tercatat sekitar 15% pegawai Kemendag telah beralih menggunakan kendaraan listrik.

"Harapan kita, semakin banyak SPKLU akan semakin banyak orang yang menggunakan mobil listrik karena kemudahannya. Sekarang sudah tidak perlu ragu lagi, bahkan untuk kebutuhan mudik pun infrastrukturnya sudah semakin memadai," ujar Budi Santoso.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, yang turut hadir dalam peresmian tersebut menyatakan bahwa pembangunan SPKLU ini adalah bagian dari upaya akselerasi transisi energi di sektor transportasi. Menurutnya, beralih ke kendaraan listrik bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga mengenai efisiensi biaya yang signifikan bagi masyarakat.
 

Baca juga: Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Dukung Percepatan PLTS dan Konversi EV

Ia mencontohkan kendaraan BBM memerlukan biaya sekitar Rp13.000 untuk menempuh jarak 10 kilometer. Sementara kendaraan listrik hanya menghabiskan daya 1,5 kW/h dengan biaya sekitar Rp2.600 untuk jarak yang sama.

"Kita bergeser dari transportasi dengan emisi gas rumah kaca tinggi menjadi rendah emisi. Dari yang tadinya mahal menjadi lebih murah, dan dari energi impor menjadi energi berbasis kekuatan domestik," tegas Darmawan.

Fasilitas yang dibangun di Kemendag ini terdiri dari tiga unit SPKLU dengan enam colokan yang mengusung teknologi ultra fast charging. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dilakukan dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan pengisi daya standar.

Pihak PLN berharap kolaborasi serupa dapat diikuti oleh kementerian dan lembaga negara lainnya guna mempercepat pencapaian visi energi bersih yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Dengan animo pegawai Kemendag yang tinggi terhadap penggunaan mobil listrik, sinergi ini diharapkan menjadi percontohan bagi instansi lain dalam membangun infrastruktur hijau di masa depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)