Perbaikan Akses Jalan Penghubung Desa Kenawat–Tebuk Dikebut

23 January 2026 19:02

Aceh Tengah: Proses pembersihan material longsor dan banjir bandang terus dikebut di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Tidak hanya membuka kembali akses jalan nasional dan provinsi, pemerintah daerah bersama BNPB juga memprioritaskan pembukaan jalur penghubung antar-kecamatan dan desa, khususnya di ruas jalan lintas Kecamatan Lut Tawar–Pegasing, tepatnya antara Desa Kenawat dan Desa Tebuk.

Di Desa Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, upaya pemulihan masih menghadapi tantangan berat. Tiga unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Namun, dua di antaranya sempat hampir tertimbun lumpur akibat kondisi material yang masih sangat labil dan licin. Selama enam hari terakhir, alat berat bekerja tanpa henti, meski risiko kerusakan dan kesulitan evakuasi terus mengintai karena kedalaman lumpur yang cukup ekstrem.

Selain merusak akses jalan, banjir bandang dan longsor juga berdampak besar pada permukiman warga. Data sementara mencatat sedikitnya 36 rumah warga di Desa Kenawat rusak berat hingga hilang.
 


Tidak hanya itu, sebanyak 125 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Sejumlah fasilitas umum, termasuk musala desa, turut mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang.

Kepala Posko Desa Kenawat menyampaikan, saat ini proses pemulihan masih difokuskan pada pembukaan akses jalan. Jalur penghubung dari Desa Kenawat menuju Desa Tebuk menjadi prioritas utama, karena merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik. Sementara itu, pembersihan material di area permukiman dan kebun warga belum sepenuhnya dilakukan.

Warga yang terdampak berharap pemerintah segera membangun hunian sementara maupun hunian tetap. Harapan itu kian mendesak mengingat bulan Ramadan akan segera tiba, sehingga warga dapat kembali tinggal dengan lebih layak dan aman bersama keluarga.

Pemerintah daerah memastikan koordinasi dengan BNPB dan instansi terkait terus dilakukan agar pemulihan akses dan penanganan dampak bencana dapat berjalan bertahap dan berkelanjutan.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)