Jembatan bailey Berawang Gajah sudah bisa dialui kendaraan. Foto: Istimewa
Empat Kampung di Aceh Tengah Kembali Terhubung Setelah Dua Bulan Terisolasi
Fajri Fatmawati • 22 January 2026 19:48
Aceh Tengah: Aksses empat kampung di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah kembali terbuka setelah hampir dua bulan terisolasi akibat bencana banjir dan longsor. Sebab, Jembatan Bailey Berawang Gajah telah rampung dan resmi dapat dilalui.
"Dengan berfungsinya Jembatan Bailey Berawang Gajah, akses masyarakat kembali normal dan risiko keselamatan akibat penyeberangan darurat dapat diakhiri," kata Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, Kamis, 22 Januari 2026.
Dia menyebut empat kampung yang kembali terhubung itu yakni Kekuyang, Burlah, Buge Ara, dan Pantan Reduk. Selama jembatan putus, warga terpaksa menyeberangi sungai menggunakan tali sling, termasuk saat membawa hasil bumi dan kebutuhan pokok sehari-hari.
Murthalamuddin menerangkan, pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara personel TNI, pemerintah daerah, BNPB, dan masyarakat setempat. "Ini bukti kerja bersama yang efektif dalam percepatan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana," ujar Murthalamuddin.

Jembatan bailey Berawang Gajah sudah bisa dialui kendaraan. Foto: Istimewa
Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat personel TNI dalam membuka kembali keterisolasian wilayah di Kecamatan Ketol.
Dia berharap rampungnya jembatan bailey Berawang Gajah menjadi momentum pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Ketol yang sempat terhenti, sekaligus mempercepat normalisasi kehidupan pasca-bencana di Aceh Tengah.
“Hari ini menjadi kebahagiaan bagi empat kampung karena jembatan darurat sudah bisa dilewati," jelas Haili.