Surya Paloh dalam Jejak Kemanusian Tanpa Batas

7 November 2026 23:16

Pendiri sekaligus Chairman Media Group, Surya Paloh, resmi menerima penghargaan internasional World Humanity Award 2026 pada perhelatan Bosphorus Summit ke-17 di Istanbul, Turki. Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan konsistensi rekam jejak kemanusiaannya yang melintasi berbagai krisis, mulai dari bencana tsunami Aceh, misi pendidikan anak korban konflik lintas negara, hingga penanganan pandemi COVID-19.

Dalam pidatonya di hadapan forum internasional tersebut, Surya Paloh menyebut musibah tsunami Aceh tahun 2004 sebagai titik balik krusial yang menggerakkan komitmen kemanusiaannya secara terorganisasi. Saat itu, melalui jaringan usahanya, berhasil dihimpun dana bantuan ratusan miliar rupiah dan puluhan juta dolar AS. Ia menegaskan prinsip ketat bahwa seluruh donasi harus sampai utuh ke tangan rakyat Aceh tanpa terpotong satu sen pun.

Guna memastikan pemulihan jangka panjang di sektor pendidikan pascatsunami, Surya Paloh mendirikan Yayasan Sukma. Yayasan ini membangun Sekolah Sukma Bangsa di Pidie, Bireuen, dan Lhokseumawe yang diresmikan pada Juli 2006. Sekolah nonkomersial ini menyediakan fasilitas asrama, pendidikan berkualitas, dan pemulihan trauma (trauma healing) secara gratis bagi anak-anak korban bencana dan konflik berkepanjangan di Aceh.

Komitmen pendidikan tersebut berlanjut melintasi batas negara. Pascapemberian bantuan diplomasi total dalam pembebasan sandera warga negara Indonesia (WNI) di Filipina Selatan pada 2016, Surya Paloh membuka pintu Sekolah Sukma Bangsa bagi anak-anak korban konflik dari Mindanao dan Kepulauan Sulu melalui beasiswa penuh. Inisiatif asimilasi budaya dan pendidikan damai ini bahkan menarik minat otoritas setempat di Filipina untuk mereplikasi model Sekolah Sukma Bangsa di wilayah mereka.

Selain bidang pendidikan, komite International Cooperation Platform (ICP) di Turki turut menyoroti aksi nyata Surya Paloh pada awal pandemi COVID-19, Maret 2020. Ia meminjamkan hotel bintang lima miliknya di Jakarta Pusat, The Media Hotel and Towers, secara cuma-cuma kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 BNPB. 

Selama hampir dua setengah tahun, gedung setinggi 18 lantai tersebut difungsikan penuh sebagai fasilitas isolasi dan tempat tinggal aman bagi para dokter serta tenaga medis, dengan seluruh biaya operasional, konsumsi, dan binatu ditanggung oleh Media Group.

Bagi Surya Paloh, setiap aksi kemanusiaan yang dilakukannya memiliki kedudukan yang setara karena lahir dari ketulusan nurani, bukan demi mengejar popularitas atau kalkulasi bisnis.

“Tentu di semua tempat ya. Pada dasarnya nilai-nilai kemanusiaan itu lahir dari membangun kesadaran kita secara pribadi. Bagaimana melihat dan memberikan rasa empati pada sesama umat manusia yang memerlukan sebenarnya perhatian. Jika memungkinkan juga bantuan yang bisa kita berikan. Tapi yang lebih penting daripada itu, semuanya didasari oleh dasar keikhlasan. Inilah yang bisa memberikan arti daripada pendekatan nilai-nilai human itu lebih sempurna," tutur Surya Paloh dalam tayangan Top News Metro TV, Sabtu, 7 November 2026.

Sementara itu, CEO UIP-ICP Cengiz Özgencil menyampaikan apresiasi tinggi atas pesan moral yang dibawakan Surya Paloh. Menurutnya, dunia saat ini sangat membutuhkan sosok pengusaha sukses yang memandang peran publik dan politik sebagai sarana tulus untuk melayani masyarakat akar rumput serta kelompok yang kurang beruntung, tanpa tersekat oleh batas-batas geografis.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X