1 October 2026 14:26
Bantuan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dinaikkan sebesar Rp10 juta, dari semula Rp60 juta menjadi Rp70 juta per unit. Kenaikan nilai bantuan ini mulai berlaku pekan ini setelah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto, guna menyesuaikan kebutuhan pembangunan rumah di tengah lonjakan harga material bangunan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan kebijakan penyesuaian tersebut saat melakukan peninjauan langsung ke warga terdampak gempa di Desa Sobo, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, NTT.
Di Kabupaten Ngada sendiri, tercatat sebanyak 268 rumah warga masuk dalam kategori rusak berat. Saat ini, warga pemilik rumah rusak berat mulai mendapatkan dan menempati hunian sementara sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap. Pembangunan hunian tetap mendatang akan mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan dengan pendampingan teknis dari tim ahli.
"Karena 268 rumah yang rusak berat, kemudian tadi juga kita berdialog dengan masyarakat untuk yang rusak berat ini akan segera juga dibangunkan hunian tetap ya." kata Suharyanto, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Kamis, 1 Oktober 2026.