Kreatif! Warga Palembang Sulap Eceng Gondok Jadi Pengharum Mobil

30 September 2026 19:40

Palembang: Warga Kelurahan Talang Putri, Plaju, Palembang, mengolah eceng gondok yang tumbuh liar menjadi produk pengharum mobil bernilai ekonomi. Inovasi tersebut dilakukan kelompok Anak-Anak Kreatif Bangsa (Ankubas) dengan pendampingan Pertamina RU 3 Plaju.

Ketua Kelompok Ankubas Rekso Triono mengatakan pemanfaatan eceng gondok dilakukan untuk membantu mengurangi populasinya sekaligus menjaga lingkungan.

“Intinya niatan kami itu untuk melestarikan, membersihkan perkembangbiakan eceng gondok itu kami memutuskan kan mata rantai. Tapi kan gak bisa, masalahnya air selalu datang nih bawa eceng nih. Jadi hari ini kita ambil, besoknya datang lagi nih,” ujar Rekso dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 30 September 2026. 

Eceng gondok yang dikumpulkan dari area perairan dipilah dan diolah hingga menjadi bahan dasar pengharum mobil. Produk tersebut kemudian dijual sebagai salah satu hasil kreativitas kelompok Ankubas.

Rekso menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari keuntungan. Setiap produk eceng gondok yang terjual juga diikuti dengan penyediaan benih ikan patin.

“Dan kita pun jual produk ini bukan hanya sekedar mencari keuntungan. Jadi setiap terjualnya eceng, terjualnya produk kami itu kami menyiapkan satu benih ikan patin,” katanya.

Menurut Rekso, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kelompok untuk ikut menjaga lingkungan. Pemanfaatan eceng gondok diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan pelestarian perairan.

Sementara itu, Area Communication Relation & CSR RU 3 Plaju Siti Fauzia mengatakan pengembangan program dilakukan setelah pihaknya memetakan potensi masyarakat melalui social mapping.

“Dari hasil social mapping kita ternyata ada potensi dari kelompok-kelompok di sini untuk bisa mengolah eceng gondok ini menjadi produk yang lebih bernilai,” kata Siti.

Ia mengatakan potensi tersebut terlebih dahulu didalami dan dikaji sebelum program diberikan kepada masyarakat. Hasil pemetaan menunjukkan Kelurahan Talang Putri dinilai memiliki potensi untuk pengembangan pengolahan eceng gondok.

“Dengan adanya kelompok Ankubas terus program juga kita support, program yang dari 2024 baru dua tahun berjalan, ini kita siapkan sehingga bisa lebih matang lagi,” ujarnya.

Melalui pendampingan tersebut, eceng gondok yang sebelumnya dianggap sebagai tanaman pengganggu lingkungan kini dimanfaatkan menjadi produk kreatif. Kelompok Ankubas juga terus didorong untuk mengembangkan produk agar memiliki nilai ekonomi sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X