Wanita Lebih Rentan Kena Penyakit Tertentu, Ternyata Ini Faktor Biologisnya-Tips Kesehatan

29 September 2026 14:33

Jakarta: Mengapa beberapa penyakit lebih sering dialami wanita dibandingkan pria? Perbedaan struktur anatomi, fluktuasi hormon, serta karakteristik sistem kekebalan tubuh menjadi sejumlah faktor biologis yang dapat memengaruhi risiko penyakit tertentu pada wanita.

Deretan Penyakit yang Lebih Sering Menyerang Wanita

Melansir dari Halodoc, berikut adalah penjelasan medis mengenai beberapa penyakit yang lebih sering menyerang wanita:

1. Lupus (Systemic Lupus Erythematosus)

Sekitar 90 persen penderita lupus adalah wanita. Hormon estrogen diketahui dapat memengaruhi aktivitas sistem imun, termasuk meningkatkan respons imun tertentu yang berperan dalam penyakit autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri.

2. Osteoarthritis

Meskipun struktur sendi wanita cenderung lebih fleksibel, perubahan hormon setelah menopause dapat memengaruhi kesehatan tulang dan sendi. Penurunan kadar estrogen juga dikaitkan dengan peningkatan risiko osteoarthritis pada wanita.
   

3. Multiple Sclerosis (MS)

Gangguan autoimun pada sistem saraf pusat ini lebih banyak diidap wanita. Perbedaan hormon reproduksi dan respons sistem kekebalan tubuh menjadi sejumlah faktor yang diduga berperan dalam perbedaan risiko MS antara wanita dan pria.

4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Faktor anatomi menjadi salah satu pemicu utama. Saluran uretra wanita berukuran lebih pendek dan letaknya lebih dekat dengan area rektum, sehingga bakteri, seperti E. coli, lebih mudah masuk ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

5. Gangguan Tiroid

Wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan fungsi tiroid, seperti hipotiroidisme atau hipertiroidisme. Perbedaan tersebut berkaitan dengan interaksi kompleks antara sistem kekebalan tubuh, kelenjar tiroid, serta hormon reproduksi wanita.

6. Penyakit Celiac

Penyakit celiac merupakan kondisi autoimun yang dipicu oleh konsumsi gluten pada orang yang memiliki kecenderungan genetik tertentu. Penyakit ini lebih sering terdiagnosis pada wanita dan dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik serta respons sistem kekebalan tubuh.

Nah, perbedaan risiko penyakit antara wanita dan pria dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis, mulai dari hormon, anatomi, hingga sistem kekebalan tubuh. Karena itu, penerapan gaya hidup sehat, pengelolaan stres, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan mendukung deteksi dini.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X