KPK Bantah Targetkan Hasto di 2 Kasus Korupsi

21 July 2024 13:22

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pemeriksaan pada kasus korupsi yang melibatkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto sebagai saksi sudah sesuai prosedur. KPK membatah menjadikan Hasto target atau adanya politisasi kasus.

Hasto sudah diperiksa terkait kasus Harun Masiku. Kini, Hasto kembali menjadi saksi dalam kasus korupsi di Direktorat Jenderal Perkereta Apian (DJKA) Kementerian Perhubungan Wilayah Jawa Timur.

Juru bicara KPK Tessa Mahardika Sugiharto memastikan bahwa pemanggilan Hasto karena memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut. Bukan karena KPK menjadikan Hasto target atau adanya politisasi kasus.

"Satgas menangani dua perkara yang berbeda, tentunya tidak saling berkaitan satu sama lain walaupun subjeknya sama," kata Tessa, baru-baru ini.
 

Baca juga: Hasto Siap Jadi Saksi Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

Tessa juga mengatakan kasus korupsi yang turut melibatkan Hasto sebagai saksi saat ini juga akan berjalan sesuai prosedur. Dalam kasus suap di DJKA, KPK sudah menetapkan 13 tersangka dalam kasus suap di DJKA Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, Hasto membantah terlibat dalam kasus suap DJKA Kementerian Perhubungan. Hasto menyatakan siap memenuhi panggilan KPK jika sudah dijadwalkan ulang. 

Diketahui, KPK sudah pernah memanggil Hasto dalam kapasitasnya sebagai konsultan pada Jumat, 19 Juli 2024. Namun, Hasto absen dengan alasan baru mengetahui surat panggilan dari KPK yang kadung sudah berada di luar kota. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febriari)
kpk